Penjelasan
Pekerjaan Lapangan Proses Audit
Oleh Sabirin.,SE.,M.Ak.,ACPA.,CPA
Bismillahirrahmanirrahim,
Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh,
Disini saya akan memberikan tanggapan setelah menonton sebuah
video yang berjudul "Penjelasan pekerjaan lapangan proses audit" pada
channel youtube Kuliah Akuntansi yang dipublikasikan pada tanggal 28 April 2020. Channel Youtube Kuliah Akuntansi yang
berdurasi 17 menit 14 detik yang dikelola oleh Bapak
Sabirin.,SE.,M.Ak.,ACPA.,CPA ini dikelola oleh Mr. Sabirin.,SE.,M.Ak.,ACPA.,CPA yang merupakan seorang
senior auditor di salah satu Kantor Akuntan Publik yang beroperasi di Kota
Pontianak Kal-Bar dan juga seorang Dosen disebuah kampus bernama Institut Agama
Islam Negeri (IAIN) Pontianak. Dengan menggunakan aplikasi youtube inilah
beliau melakukan sharing mengenai penjelasan-penjelasan yang berkaitan dengan
hal-hal apa saja yang dilakukan dalam proses pengauditan mulai dari awal hingga
akhir.
Pada
penjelasan mengenai pekerjaan lapangan proses audit ini, beliau menjelaskan
mulai dari definisi, tujuan, strategi, pengujian, teknik-teknik pemeriksaan
transaksi, dan juga penelaahan analitis untuk menentukan kewajaran data. Seperti
yang dijelaskan oleh beliau bahwa tujuan pekerjaan lapangan adalah untuk
membantu pemberian keyakinan dengan melaksanakan prosedur-prosedur audit yang
ada di program audit sehingga tercapainya tujuan audit. Nah,,,prosedur audit
yang dimaksudkan disini adalah strategi pekerjaan lapangan yang di lakukan
auditor mulai dari menganalisis kebutuhan karyawan, kebutuhan sumber daya dari
luar, pengorganisasian staf audit, wewenang dan tanggung jawab, struktur
pekerjaan lapangan, waktu pelaksanaannya, metode pekerjaannya, metode
pendokumentasian, penyiapan laporan, sampai kepada rencana kontijensinya.
Di
samping itu ada hal yang paling penting menurut saya yang disisipkan di
penjelasan video ini yaitu mengenai cara untuk mempermudah pekerjaan lapangan
audit dengan melakukan audit SMART (Selective
Monitoring and Assesment of Risks and Trends). SMART sendiri berfungsi
untuk mengurangi resiko-resiko yang akan terjadi selama proses audit maupun
setelah proses audit. Ada 4 tahap yang
harus dilakukan, yaitu:
1. Diawali
dengan pemilihan bidang-bidang kunci untuk pengawasan dan penentuan, agar skup
area audit kita lebih fokus. Misalnya di bidang persediaan maka di bagian
itulah kita melakukan pengawasan dan penentuan selama proses audit.
2. Setelah
itu lakukan lah pengembangan indikator-indikator kunci untuk pengawasan dan
penentuan. Misalnya kita dapat melakukan physical checking (cek fisik) terhadap
aset tetap.
3. Kemudian
yang harus dilakukan adalah implementasi apa saja yang kita susun saat
pekerjaan lapangan.
4. Langkah
terakhir yaitu melakukan pemeliharaan teknik-teknik audit SMART yang telah
dilakukan dengan maksud jika dalam prosesnya kita menemukan sesuatu yang
sebelumnya tidak kita pilih dalam bidang kunci tetapi tiba-tiba dalam proses
audit kita temukan dan itu material, maka harus dilakukan pengulangan
penyusunan.
Menurut
saya, tahapan di atas sangat membantu para penonton untuk dapat memahami proses
pekerjaan lapangan audit secara singkat dan mudah dipahami. Selain itu, masih
banyak juga penjelasan yang lebih detail yang berkaitan dengan pekerjaan
lapangan dalam proses audit tersebut di dalam video ini salah satunya dalam
tahap pengujian yang bertujuan untuk memberi auditor dasar bagi pembantukan
opini audit. Pada akhir penjelasan, beliau juga menyinggung mengenai bukti
audit yang merupakan upaya dari melakukan pekerjaan lapangan proses audit, yang
terdiri dari bukti fisik, bukti pengakuan, bukti dokumen, dan bukti analisis.
Sekian tanggapan dari saya dan juga saya ucapkan terima kasih.